Array Method JavaScript

Penjelasan Array Method

Array method adalah function yang bisa digunakan untuk memproses semua value yang berada di dalam sebuah array.

Daftar Array Method

Berikut ini adalah beberapa array method yang ada:

Method Penjelasan
concat() menggabungkan dua buah array atau lebih.
indexOf() Mencari sebuah value di dalam array kemudian memberitahukan posisinya.
join() menggabungkan semua value yang ada di dalam array kemudian mengganti jenisnya menjadi string
lastIndexOf() Mencari sebuah value di dalam array dimulai pada bagian akhir array kemudian memberitahukan posisinya.
pop() menghapus value paling terakhir yang ada di dalam sebuah array.
push() menambah satu atau lebih value ke bagian terakhir array.
reverse() membalik urutan value dalam sebuah array.
shift() menghapus sebuah value pada bagian awal array.
slice() mengambil sebagian array kemudian menyimpannya dalam array yang baru.
sort() mengurutkan value sebuah array berdasarkan huruf atau angka.
splice() menambah atau mengurangi value yang ada di dalam array.
toString() Mengubah sebuah array menjadi string kemudian string tersebut akan disimpan dalam sebuah string baru
unshift() menambah sebuah value atau lebih pada bagian awal array.
valueOf() Menghasilkan primitive value dari sebuah aray

Contoh Array Method

Berikut ini adalah beberapa contoh array method:

toString() method

Semua jenis object memiliki code toString() method.

Pada array, toString() method berguna untuk mengubah sebuah array menjadi sebuah string kemudian string tersebut akan disimpan dalam sebuah string baru.

Syntax

array.toString()

Berikut ini adalah contoh dari toString() method:

Code JavaScript 1:

<script>
var nama_makanan = ["Batagor", "Gado-gado", "Nasi goreng"];
var b = nama_makanan.toString();

document.write(typeof nama_makanan);
document.write("<br />");
document.write(typeof b);
</script>

Hasil code JavaScript 1:

object
string

Setelah kita menggunakan toString() method terhadap variable [nama_makanan] maka variable [nama_makanan] yang tadinya berjenis object menjadi berjenis string.

valueOf() method

Semua jenis object memiliki code valueOf() method. Berikut ini adalah penjelasan valueOf() method yang merupakan bagian dari array:

valueOf() method berguna untuk menghasilkan primitive value dari sebuah array.

Syntax

array.valueOf()

Berikut ini adalah contoh dari valueOf() method:

Code JavaScript 2:

<script>
var nama_makanan = ["Batagor", "Gado-gado", "Nasi goreng"];
var b = nama_makanan.valueOf();

document.write(typeof nama_makanan);
document.write("<br />");
document.write(typeof b);
</script>

Hasil code JavaScript 2:

object
object

Catatan

  • valueOf() method tidak mengubah string aslinya.
  • valueOf() method biasanya digunakan secara otomatis oeh JavaScript. Tidak digunakan secara langsung melalui code tertulis.

join() method

join() method berguna untuk menggabungkan semua value yang ada di dalam array kemudian mengganti jenisnya menjadi string.

Syntax

array.join(separator)

Parameter

Parameter Penjelasan
separator Parameter ini menentukan symbol atau character diantara value yang digabung. Jika parameter ini dikosongkan maka value akan disambungkan dengan tanda koma [,]. Parameter ini pilihan.

Berikut ini adalah contoh join() method bila separator parameter dikosongkan:

Code JavaSript 3:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
var b = nama_buah.join();

document.write(b);
</script>

Hasil code JavaSript 3:

Anggur,Mangga,Rambutan

Berikut ini adalah contoh join() method bila menggunakan separator parameter:

Code JavaScript 4:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
var b = nama_buah.join(" dan ");

document.write(b);
</script>

Hasil code JavaScript 4:

Anggur dan Mangga dan Rambutan

pop() method

pop() method berguna untuk menghapus value paling terakhir yang ada di dalam sebuah array.

Syntax

array.pop()

Code JavaScript 5:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
nama_buah.pop();

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 5:

Anggur,Mangga

Pada contoh di atas kita menghapus value paling terakhir dari array yaitu [Rambutan].

push() method

push() method berguna untuk menambah satu atau lebih value ke bagian terakhir array.

Syntax

array.push(value1, value2, ..., valueX)

Code JavaScript 6:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
nama_buah.push("Jambu");

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 6:

Anggur,Mangga,Rambutan,Jambu

Pada contoh di atas kita menambahkan satu value ke dalam array sehingga jumlah value di dalam array yang tadinya tiga menjadi empat.

Pada contoh berikut ini kita akan menambahkan dua buah value ke dalam array sehingga jumlah value di dalam array yang tadinya tiga menjadi lima:

Code JavaScript 7:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
nama_buah.push("Jambu", "Jeruk");

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 7:

Anggur,Mangga,Rambutan,Jambu,Jeruk

shift() method

shift() method berguna untuk menghapus sebuah value pada bagian awal array.

Syntax

array.shift()

Pada contoh berikut ini kita akan menghapus value yang berada pada posisi [0] menggunakan shift() method.

Code JavaScript 8:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan", "Jambu"];
nama_buah.shift();

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 8:

Mangga,Rambutan,Jambu

unshift() method

unshift() method berguna untuk menambah sebuah value atau lebih pada bagian awal array.

Syntax

array.unshift()

Pada contoh berikut ini kita akan menambah sebuah value pada bagian awal array menggunakan unshift() method:

Code JavaScript 9:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
nama_buah.unshift("Jambu");

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 9:

Jambu,Anggur,Mangga,Rambutan

Pada contoh berikut ini kita akan menambah dua buah value pada bagian awal array menggunakan unshift() method:

Code JavaScript 10:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
nama_buah.unshift("Jambu", "Jeruk");

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 10:

Jambu,Jeruk,Anggur,Mangga,Rambutan

splice() method

splice() method berguna untuk menambah atau mengurangi value yang ada di dalam array.

Syntax

array.splice(index,jumlah,value1,...,valueX)

Parameter

Parameter Penjelasan
index Posisi di dalam array yang ingin ditambahkan value atau value yang ingin dihapus. Parameter ini harus ada.
jumlah Jumlah value yang ingin dihapus. Jika 0 maka tidak akan ada value yang dihapus. Parameter ini harus ada.
value1,…,valueX Value yang ingin ditambahkan. Parameter ini pilihan.

Code JavaScript 11:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
nama_buah.splice(1, 0, "Jambu", "Jeruk");

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 11:

Anggur,Jambu,Jeruk,Mangga,Rambutan

Pada code di atas kita menambahkan dua buah value ke dalam array bernama [nama_buah] pada posisi 1.

Pada contoh di bawah, kita akan menambahkan dua buah value ke dalam array bernama [nama_buah] pada posisi 1 dan menghapus sebuah value pada posisi 1.

Code JavaScript 12:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
nama_buah.splice(1, 1, "Jambu", "Jeruk");

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 12:

Anggur,Jambu,Jeruk,Rambutan

Pada contoh di bawah, kita akan menghapus dua buah value di dalam array bernama [nama_buah] pada posisi 1 dan berikutnya.

Code JavaScript 13:

<script>
var nama_buah = ["Anggur", "Mangga", "Rambutan"];
nama_buah.splice(1, 2);

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 13:

Anggur

sort() method

sort() method berguna untuk mengurutkan value sebuah array berdasarkan huruf atau angka. Pengurutan angka bisa dari yang lebih besar ke yang paling kecil atau sebaliknya.

Secara default, sort() method mengganti value menjadi string kemudian mengurutkannya. Urutan value berdasarkan huruf mulai dari a sampai z.

Bila sort() method digunakan untuk mengurutkan huruf, kata atau string maka tidak akan ada masalah. Namun bila sort() method digunakan untuk mengurutkan angka maka diperlukan compareFunction parameter (lihat parameter dibawah).

Misalkan saja di dalam sebuah array ada angka 25 dan 100. Maka sort() method akan menganggap angka 25 lebih besar daripada 100.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Pertama, sort() method akan mengganti angka menjadi string kemudian mengurutkannya berdasarkan huruf pertama dari string tersebut.

Huruf pertama dari 100 adalah 1 sedangkan huruf pertama dari 25 adalah 2. Oleh karena itu sort() method akan menganggap angka 25 lebih besar daripada 100 karena angka 2 lebih besar daripada 1.

Syntax

array.sort(compareFunction)

Parameter

Parameter Penjelasan
compareFunction Sebuah function yang digunakan untuk mengurutkan angka. Parameter ini pilihan.

Penjelasan compareFunction parameter

Berikut ini adalah bentuk dari compareFunction parameter:

function(a, b){return a-b}

compareFunction parameter sebenarnya adalah sebuah function yang berguna untuk membandingkan dua buah angka.

Saat sort() method membandingkan dua buah value maka dua buah value tersebut akan dimasukkan ke dalam compareFunction parameter sebagai a dan b. Lalu kemudian akan diurutkan berdasarkan hasilnya yaitu negatif, nol, atau positif.

Misalkan saja saat membandingkan angka 30 dan 100. sort() method akan memasukkan dua buah angka tersebut ke dalam compareFunction(30,100).

compareFunction akan menghitung [30 – 100] yang menghasilkan [-60].

Karena hasilnya negatif maka sort() method akan menganggap bahwa angka 40 lebih kecil daripada 100.

Pada contoh berikut ini kita akan mengurutkan string value di dalam sebuah array.

Code JavaScript 14:

<script>
var nama_buah = ["Mangga", "Anggur", "Rambutan", "Jambu", "Jeruk"];
nama_buah.sort();

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 14:

Anggur,Jambu,Jeruk,Mangga,Rambutan

Berikut ini kita memiliki sebuah array yang berisi beberapa value berupa angka yang tidak berurutan dan kita akan mengurutkannya mulai dari angka terkecil sampai yang terbesar menggunakan compareFunction parameter:

Code JavaScript 15:

<script>
var nomor = [30, 100, 1, 3, 25, 10];
nomor.sort(function(a, b){return a-b});

document.write(nomor);
</script>

Hasil code JavaScript 15:

1,3,10,25,30,100

Berikut ini kita memiliki sebuah array yang berisi beberapa value berupa angka yang tidak berurutan dan kita akan mengurutkannya mulai dari angka terbesar sampai yang terkecil menggunakan compareFunction parameter:

Code JavaScript 16:

<script>
var nomor = [30, 100, 1, 3, 25, 10];
nomor.sort(function(a, b){return b-a});

document.write(nomor);
</script>

Hasil code JavaScript 16:

100,30,25,10,3,1

Berikut ini adalah contoh bila kita ingin mendapatkan sebuah value dengan angka tertinggi dalam sebuah array:

Code JavaScript 17:

<script>
var nomor = [30, 100, 1, 3, 25, 10];
nomor.sort(function(a, b){return b-a});

document.write(nomor[0]);
</script>

Hasil code JavaScript 17:

100

Pada code di atas, pertama kita mengurutkan semua value yang ada di dalam array mulai dari angka tertinggi sampai terendah. Value yang berada pada posisi 0 pastilah merupakan value dengan angka tertinggi.

Berikut ini adalah contoh bila kita ingin mendapatkan sebuah value dengan angka terendah dalam sebuah array:

Code JavaScript 18:

<script>
var nomor = [30, 100, 1, 3, 25, 10];
nomor.sort(function(a, b){return a-b});

document.write(nomor[0]);
</script>

Hasil code JavaScript 18:

1

Pada code di atas, pertama kita mengurutkan semua value yang ada di dalam array mulai dari angka terendah sampai tertinggi. Value yang berada pada posisi 0 pastilah merupakan value dengan angka terendah.

reverse() method

reverse() method berguna untuk membalik urutan value dalam sebuah array.

Hasil code JavaScript 19:

<script>
var nama_buah = ["Mangga", "Anggur", "Rambutan", "Jambu", "Jeruk"];
nama_buah.reverse();

document.write(nama_buah);
</script>

Hasil code JavaScript 19:

Jeruk,Jambu,Rambutan,Anggur,Mangga

concat() method

concat() method berguna untuk menggabungkan dua buah array atau lebih.

Syntax

array1.concat(array2, array3,..., arrayX)

Parameter

Parameter Penjelasan
array2, array3,…, arrayX Array yang ingin digabungkan. Parameter ini harus ada.

Pada contoh berikut ini kita akan menggabungkan dua buah array:

Code JavaScript 20:

<script>
var nama_buah = ["Mangga", "Anggur", "Rambutan"];
var nama_makanan = ["Batagor", "Gado-gado", "Nasi goreng"];
var gabungan = nama_buah.concat(nama_makanan);

document.write(gabungan);
</script>

Hasil code JavaScript 20:

Mangga,Anggur,Rambutan,Batagor,Gado-gado,Nasi goreng

Pada contoh berikut ini kita akan menggabungkan tiga buah array.

Code JavaScript 21:

<script>
var nama_buah = ["Mangga", "Anggur", "Rambutan"];
var nama_makanan = ["Batagor", "Gado-gado", "Nasi goreng"];
var nama_minuman = ["Kopi", "Teh"]
var gabungan = nama_buah.concat(nama_makanan, nama_minuman);

document.write(gabungan);
</script>

Hasil code JavaScript 21:

Mangga,Anggur,Rambutan,Batagor,Gado-gado,Nasi goreng,Kopi,Teh

slice() method

slice() method berguna untuk mengambil sebagian array kemudian menyimpannya dalam array yang baru.

Syntax

array.slice(start,end)

Parameter

Parameter Penjelasan
start
  • Posisi awal dari value yang ingin dipilih.
  • Gunakan angka negatif untuk menghitung mulai dari posisi paling akhir array.
  • Parameter ini harus ada.
end
  • Posisi akhir dari value yang ingin dipilih.
  • Jika parameter ini dikosongkan maka value mulai dari start parameter sampai akhir akan dimasukkan sebagai value yang dipilih.
  • Gunakan angka negatif untuk menghitung mulai dari posisi paling akhir array.
  • Parameter ini pilihan.

Catatan

  • Value yang dipilih mulai dari start parameter sampai end parameter. Tetapi value pada end parameter tidak termasuk value yang dipilih.
  • slice() method tidak memodifikasi array aslinya.

Pada contoh berikut ini kita akan menggunakan slice() method dengan end parameter.

Code JavaScript 22:

<script>
var nama_buah = ["Mangga", "Anggur", "Rambutan", "Jambu", "Jeruk"];
var pilihan = nama_buah.slice(1,3);

document.write(pilihan);
</script>

Hasil code JavaScript 22:

Anggur,Rambutan

Pada contoh di atas kita memilih value mulai dari posisi 1 sampai 3. Karena slice() method tidak memasukkan value pada end parameter sebagai value yang dipilih maka value yang dipilih hanya value dari posisi 1 sampai 2.

Pada contoh berikut ini kita akan menggunakan slice() method tanpa end parameter.

Code JavaScript 23:

<script>
var nama_buah = ["Mangga", "Anggur", "Rambutan", "Jambu", "Jeruk"];
var pilihan = nama_buah.slice(1);

document.write(pilihan);
</script>

Hasil code JavaScript 23:

Anggur,Rambutan,Jambu,Jeruk

Pada contoh berikut ini kita akan menggunakan slice() method dengan start parameter dan end parameter bernilai negatif.

Code JavaScript 24:

<script>
var nama_buah = [“Mangga”, “Anggur”, “Rambutan”, “Jambu”, “Jeruk”];
var pilihan = nama_buah.slice(-3,-1);document.write(pilihan);
</script>

Hasil code JavaScript 24:

Rambutan,Jambu

Bila start parameter dan end parameter menggunakan angka negatif maka urutan posisi value di dalam array menjadi terbalik. Mulai dari posisi -1 pada posisi paling akhir kemudian -2 pada value sebelah kirinya dan seterusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>