Lingkungan Bersih Balita Sehat

Anda yang kini telah menjadi orang tua, pastinya tahu dong kalau kebersihan sangat mutlak dibutuhkan untuk perkembangan si kecil? Ya, Ayah dan Bunda di rumah pastinya sangat ingin si kecil dapat tumbuh dengan optimal, baik dari segi fisik maupun mental.

Tentunya banyak sekali yang telah Anda lakukan untuk menjaga kebersihan rumah Anda sebagai tempat di mana si kecil menghabiskan sebagian besar aktivitasnya di rumah. Saat Anda telah menjaga kebersihan rumah dengan ketat, namun nyatanya si kecil masih sering sakit, entah itu batuk, pilek, demam dan masih banyak lagi. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Lingkungan Bersih Balita Sehat.

Tentunya buah hati Anda yang kini menginjak usia balita semakin lucu saja, bukan? Namun kelucuannya pun diiringi dengan tingkahnya yang kadang-kadang membuat hati berdebar-debar. Bagaimana tidak? Seluruh area rumah mulai ia jelajahi. Tak pandang bulu, bahkan tempat-tempat seperti kamar mandi dan gudang pun tak luput dari perhatiannya.

Selain itu, berbagai benda yang ia temukan mulai membuatnya tertarik, tak terkecuali berbagai benda tajam dan benda-benda kotor seperti keset kamar mandi, bak sampah,cucian kotor, dan masih banyak lagi.

Ayah dan Bunda tidak perlu khawatir terhadap tingkah laku si kecil yang mulai aktif. Jika si kecil mulai aktif itu berarti otaknya sedang berkembang, dan ia sedang belajar mengenali berbagai benda di sekelilingnya dan rumah yang ia tinggali.

Jikalau balita pasif dan hanya diam saja justru Ayah dan Bunda perlu khawatir karena pasti ada yang salah dengan tumbuh kembangnya. Untuk itu, yang perlu Ayah dan Bunda lakukan adalah hanya mengusahakan lingkungan yang bersih sebagai tempat tinggal si kecil, bukannya melarang si kecil untuk beraktivitas dan bermain.

Batuk dan Pilek, Siapa Takut?

Ayah dan Bunda yang baru saja memiliki seorang anak pastinya sering dibikin khawatir dan was-was jika sang anak terkena penyakit sejuta umat yakni batuk dan pilek. Ayah dan Bunda seringkali berpikir bahwa mereka telah menyediakan rumah dan lingkungan yang bersih namun tetap saja si kecil kerap kali batuk dan pilek, bahkan demam.

Hal ini tentu saja bukan tanpa alasan. Kemungkinan pertama ialah bahwa Ayah dan Bunda mungkin mengira rumah sudah bersih namun luput dari perhatian berbagai hal sepele yang bisa menyebabkan anak terserang bakteri dan virus. Hal ini bisa saja terjadi jikalau Anda kurang memperhatikan kebersihan beberapa hal seperti:

1. kebersihan alat makan si kecil seperti sendok, mangkuk, botol dan tempat minum si kecil,
2. kebersihan ember atau bak tempat si kecil mandi,
3. sprei yang jarang diganti sehingga menjadi sarang tungau,
4. karpet yang jarang dibersihkan, dan
5. handuk yang sudah lama tidak dicuci.

Bagi Anda yang tidak memakaikan diapers pada si kecil, ia seringkali mengompol di sembarang tempat. Hal ini tentu saja harus langsung dibersihkan agar tidak menjadi sarang penyakit dan menyebabkan bau yang tidak sedap tentunya.

Kemungkinan yang kedua adalah bahwa tubuh si kecil sedang membentuk system imunnya sendiri yang terkadang disertai dengan gejala demam yang sangat tinggi.

Perlu Anda tahu bahwa cara tubuh si kecil untuk membunuh virus yang bersarang di tubuhnya adalah dengan menaikkan suhu tubuhnya sehingga virus dapat terbunuh (paling tidak virus menjadi tidak aktif), sehingga seringkali si kecil tiba-tiba demam tinggi tanpa penyebab apapun. Sedangkan batuk pilek tak hanya disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat namun juga berbagai factor seperti tertular teman dan sebagainya.

Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Anda. Selamat Mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>