Lingkungan Sehat dan Aman untuk Sang Buah Hati

Banyak sekali pasangan yang bersedih karena belum juga diberi kepercayaan untuk menimang buah hati. Begitu pula sebaliknya, tidak sedikit pula pasangan yang rela membuang bayinya yang baru saja lahir ke dunia, bahkan membunuhnya sebelum ia sempat dilahirkan.

Anda sebagai orang tua yang baik, tentunya jauh lebih beruntung dari kedua kelompok pasangan di atas. Anda beserta pasangan telah berkomitmen untuk benar-benar merawat dan membesarkan buah hati Anda dengan sebaik-baiknya semampu yang Anda lakukan.

Hal ini tentu saja bukan perkara yang mudah, namun yakinlah dengan menjadi orang tua Anda akan jauh lebih bijak dan dewasa dalam memutuskan berbagai persoalan hidup yang menimpa Anda.

Lingkungan yang Sehat dan Aman, Wujud Syukur Anda.

Salah satu wujud syukur Anda telah diberikan kepercayaan berupa buah hati dari Yang Maha Kuasa tentunya adalah dengan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi sang buah hati. Mengapa demikian?

Karena dengan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman, maka buah hati Anda dapat tumbuh dengan optimal, baik dari segi fisik maupun mental. Siapa yang tidak ingin memiliki anak yang pintar? Tentu saja semua orangtuanya menginginkannya.

Namun bagaimana jika anak Anda pintar namun jorok, tidak rapi, dan kurang menyayangi lingkungannya? Hal ini tentu saja bukan keinginan Anda.

Walaupun kini tidak jarang orang tua yang kurang memperhatikan aspek pendidikan moralitas anak, hal ini jangan sampai menimpa Anda. Jangan salah, anak yang pintar saja mungkin kelak bisa jadi seorang koruptor atau mafia kawakan maupun gembong narkoba. Mengerikan, bukan?

Tips Menciptakan Lingkungan Sehat dan Aman bagi Buah Hati.

Untuk itu, mulai dari kecil, buah hati Anda sebaiknya dididik dan dibiasakan dengan lingkungan yang sehat dan aman. Berikut ini beberapa tips bagi Anda yang ingin melakukannya :

1. Jadikanlah kegiatan bersih-bersih rumah seperti menyapu, mengepel dan mengelap perabot bagian dari kegiatan sehari-hari. Jikalau anak Anda harus bersekolah, paling tidak mereka terbiasa dengan hal ini dan melihatnya setiap hari.

Saat hari libur tiba, ajaklah mereka untuk turut serta mengerjakan kebiasaan ini. Selain rumah bersih, anak Anda pun akan terlatih untuk menjaga kebersihan dan tidak manja (menggantungkan pekerjaan rumah pada asisten rumah tangga).

2. Ajaklah sang anak untuk berkebun di waktu senggangnya. Mencabut rumput, menanam bunga, membersihkan kolam adalah berbagai hal yang harus anak Anda ketahui gunanya. Selain menghindarkan keluarga dari sarang nyamuk, rumah pun akan terlihat rapid an indah.

Ajaklah anak Anda untuk mengapresiasi setiap bunga yang tumbuh di halaman, mungkin dengan memfoto dan mengupload nya di Facebook, melukisnya, atau merangkainya dan memberikannya kepada orang tersayang.

3. Biasakanlah untuk mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas. Hal ini pun harus Anda lakukan agar anak Anda memiliki teladan dan mereka pun akan melakukannya dengan senang hati.

4. Biasakanlah untuk merapikan barang yang selesai digunakan. Setelah anak bermain atau belajar, ajaklah ia untuk merapikan dan membersihkannya. Selain melatih kedisiplinan dan tanggung jawab, ia pun tak akan kesulitan untuk mencari barang-barangnya kembali.

5. Sediakanlah aneka makanan sehat seperti buah dan sayur setiap hari. Kurangilah berbagai jajanan yang sarat bumbu penyedap dan MSG. Hal ini tentu saja demi pertumbuhan otak anak Anda agar semakin cerdas dan tubuh terhindar dari berbagai macam penyakit.

6. Biasakanlah untuk menyiram toilet dengan bersih setelah menggunakannya

7. Biasakanlah untuk meletakkan pakaian kotor di tempatnya dan sepatu di raknya sepulang sekolah.

Itu tadi beberapa tips yang dapat membantu Anda menciptakan lingkungan sehat dan aman bagi buah hati. Selamat Mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>