Menciptakan Lingkungan Aman Bagi Anak

Kini Anda semakin mengetahui bahwa tidak semua lingkungan rumah aman bagi anak, terutama balita. Berbagai kasus kriminalitas yang mencuat di berbagai media elektronik maupun media cetak menghiasi setiap harinya.

Berbagai kasus tersebut antara lain kasus bayi yang diculik, kasus anak di bawah umur yang mengalami pelecehan seksual, kasus anak yang meninggal karena dibunuh tetangga, dan masih banyak lagi.

Bagi Anda yang kini memiliki anak yang masih kecil, tentunya Anda perlu waspada. Hari ini tidak ada yang tidak mungkin terjadi, jika Anda tidak memasang ‘pagar’ yang tinggi untuk keamanan anak dan keluarga Anda.

Lingkungan yang Aman Bagi Anak.

Anak merupakan manusia yang belum lama hidup di dunia ini, sehingga ia masih sangat awam dan tidak mengetahui banyak hal. Hal ini tentunya menjadi tugas orangtua untuk selalu menjaga, merawat dan mendidik agar sang anak tidak berjalan pada jalan yang salah. Untuk itu, menciptakan lingkungan yang aman bagi anak sangat mutlak dibutuhkan.

Menciptakan lingkungan yang aman untuk sang anak tidak bisa Anda lakukan sendiri, melainkan Anda juga harus bekerja sama dengan orang-orang di sekitar anak seperti pihak sekolah tempat anak belajar, tetangga yang biasanya dikunjungi anak untuk bermain, serta asisten rumah tangga yang paling banyak menghabiskan waktu di rumah.

Hal ini penting karena berbagai modus kejahatan hari ini tidak jarang yang datang dari orang-orang terdekat si anak, seperti asisten rumah tangga dan tetangga dekat.

Menciptakan Lingkungan yang Aman Bagi Anak.

Bagi Anda yang tidak ingin menjadi salah satu korban kriminalitas anak seperti yang banyak ditayangkan di televisi, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan :

1. Buatlah perisai keamanan mulai dari anak Anda sendiri. Hal ini tentunya tidak bisa langsung dipraktekkan, mengingat anak membutuhkan proses untuk mematuhi perintah Anda.

Jalin komunikasi yang hangat dan erat dengan anak Anda, sesibuk apapun Anda. Berpesanlah kepada anak Anda untuk jangan tergiur ajakan orang asing yang tak dikenal, selalu pulang ke rumah setelah sekolah usai (kecuali untuk acara sekolah). Pastikan Anda mengetahui posisi anak Anda setelah usai sekolah.

2. Bagi anak Anda yang masih balita, kunci pintu rumah selagi anak Anda tidur atau bermain di dalam rumah untuk menghindari penyelundup masuk ke dalam rumah Anda secara diam-diam.

Selain itu, damping selalu anak Anda saat bermain di luar rumah, entah itu di halaman depan maupun di rumah tetangga. Jika Anda hendak mengambil sesuatu di dalam rumah yang tertinggal, gendonglah atau ajaklah si kecil untuk masuk rumah bersama Anda.

Jangan biarkan anak Anda sendirian di luar rumah, atau Anda percayakan pada teman sebayanya yang juga sedang bermain. Jika ada orang yang Anda percayai di luar rumah, titipkan kepadanya lengkap dengan permintaan tolong untuk menjaga anak Anda.

3. Bagi anak yang telah bersekolah, titipkan anak kepada wali kelas untuk memastikan bahwa yang menjemput anak Anda adalah orang yang memang ditugaskan seperti asisten rumah tangga, kakek, atau paman.

4. Jika Anda sedang berdua saja dengan si kecil di dalam rumah, jangan ajak masuk tamu asing, sepenting apapun keperluannya. Anda dapat mempersilakan tamu tersebut untuk duduk di luar rumah.

Itu tadi beberapa tips untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak Anda. Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>