Operator JavaScript

Operator adalah symbol yang digunakan untuk menjalankan sebuah operasi.

Operator pada JavaScript bisa dibagi menjadi beberapa kelompok:

  1. Arithmetic operator
  2. Assignment operator
  3. String operator
  4. Comparison operator
  5. Logical operator

Catatan

Comparison Operator dan Logical Operator akan dibahas pada tutorial mendatang.

Arithmetic operator

Arithmetic operator digunakan untuk melakukan operasi matematika.

Operator Penjelasan Contoh Arti
+ tambah a + b a + b
- kurang a – b a – b
* kali a * b a * b
/ bagi a / b a / b
% modulus a % b a % b
++ increment a++ a + 1
-- decrement a-- a – 1

Penjelasan Arithmetic operator

Operator dan Operand

Misalkan saja sebuah operasi matematika sebagai berikut:

2 + 3

Dua buah angka dalam operasi matematika di atas (2 dan 3) disebut sebagai operand.

Sedangkan symbol [+] disebut sebagai operator.

Arithmetic operation

Arithmetic operation atau yang kita kenal dengan operasi matematika atau perhitungan matematika biasanya melibatkan beberapa angka, variable atau operator.

Sebuah operasi matematika bisa terjadi langsung antara dua buah angka sebagai berikut:

var a = 2 + 3;

Atau antara dua buah variable berisi angka sebagai berikut:

var c = a + b;

Atau sebuah operasi matematika bisa juga gabungan antara angka dan variable sebagai berikut:

var c = (2 + 3) * a;

Contoh Arithmetic Operator

Berikut ini adalah contoh penggunaan arithmetic operator:

Operator [+] berguna untuk penambahan:

Code JavaScript 1:

<script>
var a = 2 + 3;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 1:

5

Operator [-] berguna untuk pengurangan:

Code JavaScript 2:

<script>
var a = 5 - 3;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 2:

2

Operator [*] berguna untuk perkalian:

Code JavaScript 3:

<script>
var a = 3 * 5;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 3:

15

Operator [/] berguna untuk pembagian:

Code JavaScript 4:

<script>
var a = 10 / 2;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 4:

5

Modulus operator [%] memiliki arti yaitu sisa pembagian.

Contoh 1, [6 % 3]. Karena 6 habis dibagi dengan 3 maka modulus perhitungan tersebut adalah angka 0.

Contoh 2, [5 % 2]. Pada perhitungan tersebut, 5 tidak habis dibagi dengan 2 dan menyisakan angka 1. Sisa angka 1 itulah yang disebut modulus.

Contoh 3, [17 % 5]. Pada perhitungan tersebut, 17 tidak habis dibagi dengan 5 dan menyisakan angka 2. Sisa angka 2 itulah yang disebut modulus.

Jadi sebuah bilangan harus habis dengan pembaginya. Kalau masih ada sisanya maka sisanya itulah yang disebut modulus.

Code JavaScript 5:

<script>
var a = 23 % 10;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 5:

3

Increment operator [++] artinya sama dengan [+1]. Misalkan saja kita memiliki [a++] maka ini artinya sama dengan [a+1]. Lihat contoh di bawah:

Code JavaScript 6:

<script>
var a = 5;
a++;
document.write(a)
</script>

Hasil code JavaScript 6:

6

Decrement operator [--] artinya sama dengan [-1]. Misalkan saja kita memiliki [a--] maka ini artinya sama dengan [a-1]. Lihat contoh di bawah.

Code JavaScript 7:

<script>
var a = 5;
a--;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 7:

4

Operator Precedence

Operator precedence artinya adalah urutan operasi dalam sebuah operasi matematika. Lihat contoh berikut ini:

var a = 2 + 3 * 5;

Pada perhitungan di atas, bila 2 ditambah 3 terlebih dahulu baru dikali 5 maka hasilnya adalah 25.

Sedangkan bila 3 dikali 5 terlebih dahulu baru ditambah 2 maka hasilnya adalah 17.

Berdasarkan ilmu matematika yang kita pelajari di sekolah, apabila ada kombinasi antara pertambahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/) dalam sebuah perhitungan matematika maka perkalian dan pembagian akan diutamakan terlebih dahulu.

Untuk menghilangkan kebingungan seperti ini, JavaScript memiliki operator precedence atau tanda kurung ().

Semua perhitungan yang berada di dalam tanda kurung akan dioperasikan terlebih dahulu.

Lihat contoh di bawah ini:

var a = (2 + 3) * 5;

Pada code di atas, hasilnya adalah 25.

Lihat contoh di bawah ini:

var a = 2 + (3 * 5);

Pada code di atas, hasilnya adalah 17.

Assignment operator

Assignment operator digunakan untuk memasukkan value ke dalam variable.

Operator Contoh Arti
= a = 3 a = 3
+= a += 2 a = a + 2
-= a -= 4 a = a – 4
*= a *= 3 a = a * 3
/= a /= 2 a = a / 2
%= a %= 5 a = a % 5

Operator [=] memiliki arti memasukan value ke dalam sebuah variable:

Code JavaScript 8:

<script>
var a = 3;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 8:

3

Pada code di atas kita memasukkan angka [3] ke dalam variable [a] sehingga variable [a] berisi angka [3]. Selanjutnya kita menggunakan code document.write() untuk menampilkan isi dari variable [a].

Operator [+=] memiliki arti menambahkan value ke dalam variable:

Code JavaScript 9:

<script>
var a = 2;
a += 3;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 9:

5

Operator [-=] memiliki arti mengurangi value dari variable:

Code JavaScript 10:

<script>
var a = 5;
a -= 3;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 10:

2

Operator [*=] memiliki arti melipatkan gandakan variable:

Code JavaScript 11:

<script>
var a = 3;
a *= 2;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 11:

6

Operator [/=] memiliki arti membagi variable:

Code JavaScript 12:

<script>
var a = 6;
a /= 3;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 12:

2

Operator [%=] memiliki arti modulus dari variable:

Code JavaScript 13:

<script>
var a = 10;
a %= 5;
document.write(a);
</script>

Hasil code JavaScript 13:

0

String operator

String operator digunakan untuk menggabungkan string. Nama lain dari string operator adalah concatenation operator.

Symbol yang termasuk string operator yaitu [+] dan [+=].

Code JavaScript 14:

<script>
kalimat1 = "Hari ini";
kalimat2 = "sangat indah";
kalimat3 = kalimat1 + kalimat2;
document.write(kalimat3);
</script>

Hasil code JavaScript 14:

Hari inisangat indah

Pada code di atas, string langsung disambung tanpa ada spasi.

Untuk menyambung string dengan spasi, masukkan spasi ke dalam salah satu string:

Code JavaScript 15:

<script>
kalimat1 = "Hari ini ";
kalimat2 = "sangat indah";
kalimat3 = kalimat1 + kalimat2;
document.write(kalimat3);
</script>

Hasil code JavaScript 15:

Hari ini sangat indah

Selain cara di atas untuk menambahkan spasi, bisa juga dengan menambahkan spasi sebagai string tersendiri di tengah kedua string yang ditambahkan:

Code JavaScript 16:

<script>
kalimat1 = "Hari ini";
kalimat2 = "sangat indah";
kalimat3 = kalimat1 + " " + kalimat2;
document.write(kalimat3);
</script>

Hasil code JavaScript 16:

Hari ini sangat indah

Di bawah ini kita menggunakan operator [+=] untuk menyambung string.

Code JavaScript 17:

<script>
kalimat1 = "Hari ini ";
kalimat1 += "sangat indah";
document.write(kalimat1);
</script>

Hasil code JavaScript 17:

Hari ini sangat indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>